Oleh: Gus Toni
Gayam - Kerusakan alat pengukur suhu dan kelembaban udara digital milik ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) di balai desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro cukup membuat bingung warga setempat.
Mereka tidak bisa memantau serta memastikan secara langsung suhu dan kelembaban udara di kawasan setempat.
Mendapati laporan kerusakan pada alat pengukur suhu dan kelembaban udara itu, Operator Lapangan Banyuurip Blok Cepu (EMCL), menyatakan akan segera memperbaikinya.
Ini supaya alat pendeteksi suhu dan kelembaban udara itu bisa berfungsi lagi dengan baik.
"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan terkait untuk perawatan peralatan tersebut," terang Juru bicara dan Humas EMCL di Bojonegoro, Rexy Mawardijaya, Selasa (1/11/2016).
Menurut informasi dari Kepala Desa (Kades) Mojodelik, Yuntik Rahayu, kerusakan alat pengukur suhu dan kelembaban udara digital itu sudah berlangsung sepekan ini. Namun, hingga kini tak kunjung diperbaiki oleh EMCL.
Keberadaan alat itu, menurut Kades Mojodelik sangat penting. Sehingga, diharapkan secepatnya diperbaiki.
"Kalau seperti ini kita tidak tahu suhu dan kelembaban udara di sekitar sini," cetus Yuntik Rahayu. (gus)
EmoticonEmoticon