Trauma, Warga Mojodelik Ini Ikut Saudaranya ke Padangan

16.11

Oleh: Gus Toni

Gayam - Sri Ustadzaningsih, warga Dusun Dawung RT 10 RW 02 Desa Mojodelik Kecamatan Gayam Kabupaten Bojonegoro yang menjadi korban dugaan keracunan gas beracun (Hydrogen Sulfida/H2S) Lapangan Banyuurip Blok Cepu enggan pulang ke kampung halamannya.

Pasca mendapatkan izin pulang dari pihak Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Kalitidu, dirinya justru pulang ke rumah adik kandungnya di Desa Kebonagung Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro.

"Dia langsung ikut saya ke sini," ungkap Kusnul Khotimah, adik kandung Sri Ustadzaningsih, Selasa (1/11/2016).

Dia menjelaskan, kakak kandungnya itu trauma dengan peristiwa tersebut. Sebab, tempat tinggalnya di Dawung berdekatan dengan Lapangan Migas Banyuurip Blok Cepu yang dioperatori ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

"Dia trauma, khawatir kejadian itu terulang lagi," jelasnya.

Sementara itu, dua korban lainnya, Nyamikarin dan Warsiti, yang dua hari lalu pulang dari RSM Kalitidu terpaksa pulang ke rumahnya. Meskipun sebenarnya mereka sangat trauma dengan insiden tersebut. (gus)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »